Pengaruh kombinasi teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi lavender terhadap skala nyeri pasien post laparotomi kistektomi

Authors

  • Tri Nurdianto RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/journalofnursing.v4i1.244

Keywords:

Aromaterapi lavender, Kistektomi, Nyeri pascaoperasi, Skala nyeri, Teknik relaksasi napas dalam

Abstract

Pendahuluan: Pasien pascaoperasi laparotomi kistektomi dapat mengalami nyeri pascaoperasi yang signifikan sehingga memerlukan penatalaksanaan secara komprehensif, baik secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penerapan gabungan teknik relaksasi napas dalam serta aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien pascaoperasi laparotomi kistektomi di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno pada tahun 2026.. Metode: Penelitian kuantitatif ini menerapkan desain quasi-experimental dengan rancangan one-group pre-test and post-test. Pemilihan sampel melibatkan 19 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Bentuk intervensi yang diaplikasikan berupa gabungan aromaterapi lavender dan teknik relaksasi napas dalam, sementara pengukuran tingkat nyeri dilakukan menggunakan instrumen Numeric Rating Scale (NRS). Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji statistik yang disesuaikan dengan uji normalitas data untuk mengevaluasi perbedaan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Sebelum intervensi, sebanyak 84,2% responden mengalami nyeri berat dan 15,8% mengalami nyeri sedang. Setelah intervensi, 31,6% responden mengalami nyeri ringan, 52,6% mengalami nyeri sedang, dan 15,8% mengalami nyeri berat. Hasil analisis paired-samples menunjukkan nilai rata-rata skala nyeri sebelum intervensi sebesar 7,14 dan setelah intervensi sebesar 4,72, dengan nilai t = 9,232 dan p = 0,000. Kesimpulan: Terdapat selisih rata-rata tingkat nyeri yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah intervensi kombinasi tersebut diterapkan. Berdasarkan temuan tersebut, riset ini menyarankan agar edukasi keperawatan terkait penerapan teknik relaksasi napas dalam serta aromaterapi lavender diberikan secara berkesinambungan sebagai alternatif penanganan nyeri pascaoperasi.

Downloads

Published

2026-10-10