Faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua terhadap penyakit jantung bawaan pada anak

Authors

  • Eko Agus Ridwanto RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/journalofnursing.v4i1.242

Keywords:

Anak, Faktor Kecemasan, Kecemasan Orang Tua, Penyakit Jantung Bawaan

Abstract

Latar belakang: Penyakit jantung bawaan (PJB) pada anak dapat menimbulkan tekanan emosional bagi orang tua yang berpotensi memicu kecemasan, secara teori beberapa faktor seperti usia, pendidikan, sosial ekonomi, lama diagnosis, dan tingkat pengetahuan dapat mempengaruhi tingkat kecemasan orang tua. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua anak dengan PJB di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode: Penelitian kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional melibatkan 53 orang tua anak dengan PJB. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner demografi dan pengetahuan serta Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis hubungan menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil: Sebanyak 71,7% responden berusia dewasa dini–madya, 71,7% berpendidikan dasar–menengah, 58,5% berpendapatan tinggi, 67,9% memiliki anak dengan diagnosis baru, dan 79,2% memiliki pengetahuan kurang–cukup. Kecemasan ringan–sedang ditemukan pada 81,1% responden. Terdapat hubungan antara usia (p=0,022), lama diagnosis (p=0,008), dan pengetahuan (p<0,001) dengan tingkat kecemasan. Pendidikan (p=0,706) dan pendapatan (p=1,000) tidak menunjukkan hubungan. Simpulan: Usia, lama diagnosis, dan pengetahuan berhubungan dengan tingkat kecemasan orang tua anak dengan PJB, sedangkan pendidikan dan pendapatan tidak menunjukkan hubungan. Edukasi yang lebih intensif dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan pemahaman orang tua.

Downloads

Published

2026-10-10