Penerapan fisioterapi dada dalam mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif pada anak dengan bronkopneumonia

Authors

  • Siti Anisah Rumah Sakit Umum Daerah Suradadi, Kabupaten Tegal, Indonesia
  • Witri Hastuti Universitas Karya Husada Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/journalofnursing.v4i1.232

Keywords:

anak, bersihan jalan napas, bronkopneumonia, fisioterapi dada, intervensi keperawatan

Abstract

Pendahuluan: Bronkopneumonia pada anak merupakan penyakit pernapasan yang dapat mengganggu kepatenan jalan napas dan meningkatkan produksi sekret. Ketidakefektifan bersihan jalan napas adalah masalah keperawatan yang dapat timbul akibat kondisi ini. Salah satu teknik non-farmakologis yang dapat membantu memperbaiki fungsi pernapasan dan mendukung mobilisasi sekret adalah fisioterapi dada. Tujuan: Menganlisis penerapan fisioterapi dada bagi anak dengan bronkopneumonia yang mengalami masalah ketidakefektifan bersihan jalan napas. Metode: Dua pasien anak dilibatkan dalam pendekatan studi kasus deskriptif. Instrumen yang digunakan meliputi formulir evaluasi keperawatan anak, lembar observasi, oksimeter nadi, dan prosedur operasional standar (POS) untuk fisioterapi dada. Kondisi klinis dibandingkan sebelum dan sesudah intervensi selama periode tiga hari untuk melakukan analisis data deskriptif. Hasil: Kedua pasien menunjukkan perbaikan klinis setelah menjalani fisioterapi dada. Pada Pasien J, saturasi oksigen meningkat dari 92% menjadi 97% (5,43%) dan frekuensi pernapasan menurun dari 46 menjadi 26 napas per menit (43,48%). Saturasi oksigen Pasien M meningkat dari 96% menjadi 98% (2,08%), sedangkan frekuensi pernapasannya turun dari 43 menjadi 28 napas per menit (34,88%). Pada hari ketiga, kedua pasien menunjukkan bersihan jalan napas yang lebih baik dan tidak lagi memerlukan tambahan oksigen. Kesimpulan: Anak dengan bronkopneumonia menunjukkan status pernapasan dan bersihan jalan napas yang lebih baik setelah menjalani fisioterapi dada selama tiga hari. Fisioterapi dada dapat dipertimbangkan sebagai intervensi keperawatan tambahan dalam menangani pasien anak yang mengalami masalah ketidakefektifan bersihan jalan napas.

Downloads

Published

2026-10-10