Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan antenatal care

Authors

  • Bergitha Bete Un Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Denpasar, Indonesia
  • Ni Nyoman Suindri Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Denpasar, Indonesia
  • Gusti Ayu Eka Utarini Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Denpasar, Indonesia
  • Maria Regolinda Funan STIKes Guna Bangsa Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/ljmw.v3i1.230

Keywords:

ibu hamil, kepatuhan, pelayanan antenatal, pengetahuan, tanda-tanda bahaya kehamilan

Abstract

Pendahuluan: Salah satu upaya untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) adalah melalui layanan Pemeriksaan Kehamilan (PK) secara teratur. Pengetahuan ibu hamil mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan terhadap kunjungan ANC. Tujuan: mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan dan kepatuhan terhadap kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Sasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 40 responden yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel berturut-turut. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan pengamatan terhadap Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Analisis data menggunakan uji Fisher eksak dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (22 responden), pengetahuan baik (13 responden), dan pengetahuan cukup (5 responden). Sebagian besar responden tidak patuh terhadap kunjungan ANC (27 responden), sedangkan 13 responden patuh. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001 (<0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan dan kepatuhan terhadap kunjungan ANC. Kesimpulan: sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan yang kurang mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan dan tidak patuh terhadap kunjungan ANC. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pendidikan bagi ibu hamil guna meningkatkan kepatuhan terhadap pelayanan antenatal.

Downloads

Published

2026-09-06