Penerapan perawatan perineum terhadap proses penyembuhan luka pada ibu nifas

Authors

  • Agnes Lasmi Sekolah Tinggi Kesehatan Akbidyo Yogyakarta, Indonesia
  • Eny Retna Ambarwati Sekolah Tinggi Kesehatan Akbidyo Yogyakarta, Indonesia
  • Kurniasari Pratiwi Sekolah Tinggi Kesehatan Akbidyo Yogyakarta, Indonesia
  • Nining Tunggal Sri Sunarti Sekolah Tinggi Kesehatan Akbidyo Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/ljmw.v2i2.204

Keywords:

Nifas, Luka Perineum, Perawatan Perineum

Abstract

Pendahuluan: Masa nifas merupakan periode pemulihan organ reproduksi setelah persalinan yang berlangsung sekitar enam minggu dan menjadi fase yang rentan terhadap infeksi, terutama pada ibu dengan luka perineum. Nyonya N sebagai seorang primigravida mengalami luka perineum pascapersalinan, sehingga memerlukan perhatian khusus dalam proses penyembuhan. Kondisi ini menuntut adanya perawatan perineum yang tepat untuk mencegah infeksi serta mendukung penyembuhan luka. Tujuan: Mengetahui penerapan perawatan perineum pada Nyonya N dalam asuhan kebidanan masa nifas di Klinik Widuri Sleman untuk mendukung proses penyembuhan luka perineum, mencegah infeksi, dan meningkatkan kenyamanan ibu nifas.. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan melibatkan satu responden yaitu Nyonya N di Klinik Widuri Sleman, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Analisis data berupa distribusi frekuensi dan Persentase. Hasil: Setelah dilakukan perawatan perineum secara rutin pada Nyonya N dengan menggunakan teknik bersih dan kering, kondisi luka perineum mengalami perbaikan. Nyeri pada luka perineum yang dirasakan ibu berangsur-angsur berkurang, serta tidak ditemukan tanda-tanda infeksi. Proses penyembuhan berlangsung dalam waktu 8 hari sejak terjadinya luka dan dapat dikategorikan sebagai penyembuhan luka yang normal. Kesimpulan: Perawatan perineum yang dilakukan secara tepat dan teratur dengan teknik bersih dan kering terbukti efektif dalam mencegah terjadinya infeksi dan mendukung proses penyembuhan luka perineum. Dengan demikian penerapan teknik bersih dan kering disarankan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis untuk perawatan luka perineum, sehingga dapat menjadi alternatif tindakan yang sederhana, aman, mudah diterapkan, dan mendukung proses penyembuhan luka pada ibu nifas.

Downloads

Published

2026-07-31