Studi fenomenologi pengalaman orang tua merawat anak dengan waham
DOI:
https://doi.org/10.63425/ljmh.v3i2.183Keywords:
Caregiver, Fenomenologi, Gangguan Jiwa, Gangguan Psikotik, Pemahaman Kognitif, PengalamanAbstract
Pendahuluan: Gangguan jiwa memengaruhi aspek kognitif, emosi, kemauan, dan perilaku individu sehingga berdampak pada fungsi sosial, pekerjaan, dan keluarga. Kondisi ini memerlukan penanganan dini untuk mencegah dampak yang lebih berat bagi pasien maupun keluarga. Tujuan: Mengetahui pengalaman orang tua dalam merawat anak dengan waham. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada orang tua yang merawat anak sebagai partisipan yang berjumlah 4 orang dengan anak yang mengidap waham di wilayah kerja Puskesmas Tengaran. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode purposive sampling sebagai teknik sampling dengan instrumen bantuan berupa panduan untuk wawancara mendalam dengan alat rekam dan alat tulis sebagai alat bantu. Data dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil: Penelitian menghasilkan tiga tema utama, yaitu: (1) Pemahaman kognitif keluarga tentang waham, meliputi penyimpangan keyakinan dan perasaan diintai; (2) Cara pengobatan anak dengan waham melalui fasilitas kesehatan dan pengobatan alternatif; serta (3) Strategi koping keluarga berupa respons emosional, penerimaan realitas, dan rasa syukur. Kesimpulan: Gangguan psikotik waham tidak hanya berdampak pada penderita, tetapi juga pada orang tua sebagai caregiver secara ekonomi, fisik, dan psikologis. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan layanan kesehatan yang berfokus pada pasien dan keluarga.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Mental Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





