Hubungan tingkat stres dengan mekanisme koping pada orang tua bayi berat lahir rendah
DOI:
https://doi.org/10.63425/ljmh.v3i2.170Keywords:
bayi, berat badan lahir rendah, mekanisme koping, orang tua, stresAbstract
Pendahuluan: Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yang menjalani perawatan di NICU seringkali menimbulkan tekanan psikologis pada orang tua. Kondisi tersebut dapat memicu stres yang berpengaruh terhadap kemampuan mereka dalam menggunakan mekanisme koping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres dengan mekanisme koping pada orang tua bayi BBLR di ruang NICU RSUD Suradadi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 43 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tingkat stres menggunakan instrumen DASS 42, sedangkan mekanisme koping diukur menggunakan COPE Scale. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kendall’s tau. Hasil: sebagian besar responden mengalami stres berat (44,2%) dan lebih banyak menggunakan mekanisme koping maladaptif (58,1%). Uji statistik menunjukkan nilai τ = 0,293 dengan p = 0,046 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi lemah antara kedua variabel. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan mekanisme koping pada orang tua bayi BBLR di NICU. Oleh karena itu, diperlukan upaya intervensi untuk meningkatkan kemampuan koping yang adaptif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Mental Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





