Penerapan terapi aktivitas kelompok sosialisasi terhadap kemampuan interaksi sosial pada pasien isolasi sosial
DOI:
https://doi.org/10.63425/ljmh.v3i2.161Keywords:
isolasi sosial, skizofrenia, terapi aktivitas kelompok sosialisasiAbstract
Pendahuluan: Ketidakberdayaan sosial adalah salah satu tantangan dalam perawatan kesehatan mental yang umum dialami oleh individu dengan skizofrenia, di mana ditunjukkan melalui sikap menjauh, minimnya interaksi, serta kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TASK) adalah salah satu aktivitas yang dapat dilakukan perawat untuk membantu pasien merasa lebih nyaman berinteraksi dengan orang lain. Tujuan: mengetahui penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi terhadap kemampuan interaksi sosial pada pasien dengan isolasi sosial. Metode: penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif pada 3 pasien di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah dengan diagnosis isolasi sosial. Intervensi dilakukan melalui kegiatan TAKS secara bertahap sesuai dengan strategi pelaksanaan yang telah ditentukan. Instrumen : pengkajian keperawatan, lembar observasi berdasarkan SLKI dan SPO TAKS. Analisis data secara deskriptif dari pengkajian, menetapkan diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi sampai evaluasi. Hasil: sebelum diberikan intervensi, pasien memiliki kemampuan sosialisasi yang rendah, sedangkan setelah diberikan TAKS terjadi peningkatan kemampuan interaksi sosial yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi, komunikasi, dan keterlibatan dalam kegiatan kelompok. Kesimpulan: Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) efektif dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial pada pasien dengan isolasi sosial. Intervensi ini tidak memerlukan alat khusus, dapat dilakukan secara berkelompok dengan prosedur yang sederhana dan terstruktur, serta bisa diterapkan oleh perawat dalam kegiatan sehari-hari.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Mental Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





