Optimalisasi perilaku hidup bersih dan sehat melalui edukasi pencegahan cacingan di SDN 1 Sembung

Authors

  • Erniawati Pujiningsih Jurusan Ilmu Keperawatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, NTB, Indonesia
  • Widya Juniantina Nusantari Jurusan Ilmu Keperawatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, NTB, Indonesia
  • Siti Aisyah Jurusan Ilmu Keperawatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, NTB, Indonesia
  • Al Zarfa Annisa Jurusan Ilmu Keperawatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, NTB, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/ljm.v3i1.194

Keywords:

Anak sekolah, cacingan, edukasi kesehatan, pengabdian masyarakat, perilaku hidup bersih dan sehat

Abstract

Pendahuluan: Cacingan menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap ditemukan pada anak usia sekolah dasar di Indonesia. Infeksi cacing dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, penurunan status gizi, anemia, serta menurunkan konsentrasi dan prestasi belajar anak. Rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan sebelum makan, menggunakan alas kaki saat bermain, serta menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor risiko utama terjadinya kecacingan. Hasil observasi awal di SDN 1 Sembung menunjukkan bahwa sebagian siswa belum memahami cara penularan dan pencegahan cacingan serta belum menerapkan praktik PHBS secara optimal. Kondisi tersebut memerlukan intervensi edukatif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam mencegah penyakit cacingan. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui edukasi pencegahan cacingan pada siswa SDN 1 Sembung. Metode: Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan kuesioner tentang pengetahuan cacingan dan PHBS, yang dianalisis secara deskriptif berdasarkan rata-rata pre-posttest.  Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2025 dengan melibatkan 25 siswa SDN 1 Sembung. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang cacingan dan PHBS. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 62,5 pada pre-test menjadi 89,2 pada post-test. Selain itu, siswa mampu mempraktikkan enam langkah CTPS dengan benar dan menunjukkan peningkatan kesadaran dalam menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekolah. Kesimpulan: Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan kecacingan pada anak sekolah dasar.

Downloads

Published

2026-06-29