Penerapan intervensi melakukan aktivitas menonton video terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran

Authors

  • Silvia Utari Putri Doko Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Karya Husada Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/ljhs.v3i2.185

Keywords:

gangguan persepsi sensori, halusinasi pendengaran, intervensi keperawatan, melakukan aktivitas menonton video

Abstract

Latar Belakang: Halusinasi merupakan salah satu gejala persepsi sensori yang dialami oleh orang yang menderita gangguan jiwa adalah halusinasi. Salah satu intervensi mengontrol halusinasi yaitu melakukan aktivitas sehari-hari adalah salah satu teknik mendistraksi yang sangat efektif sehingga dapat mengalihkan atau menurunkan frekuensi halusinasi. Tujuan:  menganalisis peneran intervensi melakukan aktivitas menonton video terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien skizofrenia. Metode: Metode Penelitian adalah studi kasus yang mrnggunakan pendekatan deskriptif, yang mengeksplorasi suatau masalah atau fenomena terkait. Intervensi penelitian dilakukan selama tiga hari dengan intervensi yang dilakukan strategi pelaksanaan (SP 1-4). Analisa data yang sudah dilakukan secara deskriptif narasi dengan membandingkan intervensi yang belum dilakukan dan setelah dilakukan kepada pasien. Hasil wawancara, observasi,  dan dokumentasi yang sudah dilakukan selama proses intervensi maka peneliti memfokuskan pada intervensi melakukan aktivitas mampu mengontrol halusiansi pada pasien skizofrenia. Hasil: Adanya penurun frekuensi hakusinasi pendengaran dengan menggunakan teknik menghardik, minum obat, becakap-cakap dan melakukan aktivitas. Intervensi melakukan aktitas menonton video menstabilkan kemampuan mengontrol halusinasi stimulus panca indra. Kesimpulan: Intervensi melakukan aktivitas menonton video yang di kombinasikan melalui strategi pelaksana (SP 1-4) bertujuan untuk mengetahui kemampuan pasien dalam menerapkan cara mengontrol halusianasi seperti menghardik, minum obat, bercakap-cakap dan melakukan aktivitas. Diharapkan bagi perawat maupun institusi pelayanan agar intervensi nonfarmakologi teknik ditraksi melakukan aktivitas menonton video dapat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan yang selalu berfokus pada pasien dan secara holistik.

Downloads

Published

2026-06-16