Hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien hipertensi

Authors

  • Adjeng Juniar Nur Sandy Universitas Widya Husada Semarang, Indonesia
  • Dwi Retnaningsih Universitas Widya Husada Semarang, Indonesia
  • Dyah Restuning Prihati Universitas Widya Husada Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/ljhs.v3i2.165

Keywords:

Hipertensi, Kualitas Hidup , Tingkat Kecemasan, WHOQOL-BREF, Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS/SRAS)

Abstract

Latar belakang: Hipertensi ditandai dengan kenaikan tekanan darah yang melampaui batas normal dan berisiko memicu komplikasi organ yang fatal serta menurunkan derajat kualitas hidup penderitanya. Kondisi kesejahteraan hidup pasien hipertensi kerap kali terganggu oleh gangguan fisik maupun tekanan psikis, khususnya kecemasan. Jika tidak dikelola dengan tepat, kecemasan tersebut akan menghambat aktivitas harian serta interaksi sosial. Tujuan: mengidentifikasi keterkaitan antara tingkat kecemasan dan kualitas hidup pada penderita hipertensi di RS Permata Medika Semarang. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional. Sebanyak 45 responden dilibatkan dalam penelitian ini, yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS/SRAS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil: Temuan di lapangan mengindikasikan bahwa kelompok lansia awal (44,5%) dan gender perempuan (66,7%) mendominasi karakteristik responden. Sebanyak 21 orang (46,7%) mengalami kecemasan dalam kategori berat, sementara 25 orang (55,6%) memiliki kualitas hidup yang buruk. Berdasarkan uji korelasi Rank Spearman, ditemukan nilai p-value sebesar 0,023 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien hipertensi di RS Permata Medika Semarang. Semakin berat tingkat kecemasan, maka semakin buruk kualitas hidup pasien, dan sebaliknya. Pasien hipertensi diharpkan untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan mampu meminimalisir terjadinya kecemasan ketika mengalami hipertensi.

Downloads

Published

2026-05-05